Sajak Pengampunan untuk Tuhan

Jejak langkah meninggalkan kenang

Menuai rindu terhimpit bisu

Mengais harap meredam nestapa

Memupuk dosa belantara

Gemerlap euforia dunia

Menyisakan kehampaan

Berlarian mencari

Berlomba merebut kuasa

Menimbun harta

Merebut tahta

Nafsu kian menggebu

Bagai budak kepada majikan

 

Waktu berputar

Bergerak maju

Takan berhenti barang sedetik

Akankah berlalu tanpa iba

Bisakah mendengar

Panggilan rindu Sang Pemilik Alam

Akankah terabai

Hingga tiba panggilan menjemput pulang

 

Terlampau sering ku berdusta

Teramat jelas menoreh tinta hitam

Di atas lembar putihku yang legam

Jika dosa berbau

Sudikah manusia mendekat

Jika dosa terlukis di wajah

Sudikah manusia menatap

Jangankan makhluk, diri ini lari terbirit-birit mengaca

 

Langkahku kian rapuh

Menapaki hidup di kejamnya dunia

Hilang arah

Hampa menemani tiada beranjak

Terbesit nama-Mu

Mengesakan-Mu

Engkaulah  Maha Pembuka

Yang  Menghilangkan Kesulitan

Segala resah gundahku

Kutuangkan di sepertiga malamku

Sudikah Engkau menggenggamku

Menuntunku ke jalan-Mu

 

Tuhan, dosaku bertebaran

Memenuhi samudera lepas

Namun rahmat-Mu melangit luas

Merangkakku, berlari-Mu

Selangkahku, beribu langkah-Mu

 

Pintaku teramat banyak

Tak tahu diri akan hina

Ijabah atas inginku

Seakan Kau menghiraukan dosaku

Engkaulah Tuhan Yang Maha Mengabulkan

Baikku di mata manusia

Bukan semata ulahku

Karena Engkau sahaja

Yang menutup aibku

Engkau Yang Maha Mulia

Siang ku berdusta

Kau sembunyikannya ia

Malam ku bersimpuh

Kau kabarkan kepada malaikat-Mu

Maha Suci Engkau Ya Tuhanku

Atas segala rida-Mu

 

Apalagi yang kucari

Kejarlah akhirat, dunia mengikuti

Engkau Yang Maha Kaya

Pemilik seluruh alam raya

Engkaulah Sang Pemberi

Yang tak pernah mengharap kembali

 

Engkau Sang Maha Pengampun

Ampuni hamba yang tak berdaya

Acap kali Kau terlupa

Namun hidayah-Mu melimpah ruah

Tak pantas ku ke surgamu

Tak kuasa pula ku ke nerakamu

Akulah hamba yang mengharap belas kasih-Mu

Izinkanku kembali

Dengan menyebut asma-Mu

Comments